Selasa, 04 September 2012

RATUSAN WARGA ANTRE DROPING AIR BERSIH



Kemarau panjang dan kekeringan mengakibatkan krisis air bersih di sejumlah daerah di lamongan. Bantuan air bersih yang dilakukan pdam setempat pun langsung diserbu warga. Pasalnya sumur warga sejak tiga  bulan terakhir ini tak lagi mengeluarkan air.

Dengan membawa jerigen , ratusan warga desa topeng kecamatan tikung lamongan, senin siang langsung berbondong bondong menyerbu pasokan air bersih yang dilakukan pemkab setempat.

Dalam waktu singkat, tangki air bersih sebanyak delapan ribu liter tersebut langsung habis dalam waktu kurang dari satu jam.

Kemarau yang berkepanjangan membuat sumur warga tidak lagi mengeluarkan air. Untuk kebutuhan air sehari-hari, warga erpaksa menggunakan air kotor bercampur dengan sampah. Tidak hanya untuk mandi dan mencuci, air comberan inipun digunakan oleh warga untuk minum.

Sakim, salah satu warga, mengaku senang dengan adanya droping air bersih ini. Pasalnya, air bersih bantuan dari perusahaan air minum daerah lamongan ini, akan dikhususkan untuk minum saja agar tidak lagi meminum air comberan yang tentu saja bisa mendatangkan penyakit.

Sementara itu, bantuan air bersih yang diberikan kepada warga ini, ternyata tidak cuma-cuma dibagikan. Namun, warga diharuskan mengganti Rp. 500 untuk satu ciregennya dengan alasan untuk mengganti biaya transportasi PDAM.

Meski demikian, warga berharap, adanya pasokan air bersih ini, terus dilakukan oleh pemerintah setempat. Mengingat, selama tiga bulan terakhir ini, warga terus mengalami krisisi air bersih akibat datangnya musim kemarau.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Press Release Distribution